Bismillahirrahmanirrahiim~
Nafsul lawwamah
Nafsul lawwamah
Aku bersumpah demi hari kiamat,
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)
(Al-Qiyaamah:2)
Nafsul lawwamah diertikan di dalam tafsir di atas sebagai jiwa yang amat menyesali diri sendiri..juga boleh dimaksudkan sebagai diri yang berbolak-balik, yang sentiasa mengkritik balik segala amalan: "mengapa aku lakukan begitu? Adakah tujuanku untuk manusia atau untuk Allah Yang Esa? Mengapa aku tak lakukan dengan lebih baik?" dan sebagainya. Sememangnya inilah antara sifat seorang mukmin yang sentiasa risau akan kedudukan amalannya.
Celaru~ Itu saje yang boleh ku rungkaikan tentang jiwaku kini.Haru-biru rasanya. Dek situasi ini, aku mengambil langkah untuk diamkan diri. Namun, aku sendiri tak tahu apakah tindakan ini adalah langkah paling selamat ataupun salah satu cara untuk aku lari daripada masalah..Alhamdulillah, setakat ini dengan berdiam diri aku dpat berfikir secara 'slow and steady'.Tapi dalam masa yg sama jugak,banyak dugaan yang kadang2 aku tak sanggup pikul.. "Oh.. dunia, aku bersalah pada diri sendiri".. Lemahnya aku sebagai hamba-Nya.
Dalam kekacauan emosi ini,dengan tak semenanye secara spontan aku meminta maaf dengan semua insan yang berada di sekelilingku..Satu langkah drastik aku kira..Hakikatnya, aku merasa 'release' dengan tindakan ini walaupun tidaklah 100%. Hari ni aku terjumpa hadith 27 dalam Hadith Arba'in An-nawawiyyah yang bermaksud:
Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia
berkata: Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi
wa sallam, lalu beliau bersabda: Engkau datang untuk
menanyakan kebaikan? saya menjwab: Ya. Baginda
bersabda: Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan
adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya, dan
dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan
menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun
orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka
membenarkannya.
Dalam kekacauan emosi ini,dengan tak semenanye secara spontan aku meminta maaf dengan semua insan yang berada di sekelilingku..Satu langkah drastik aku kira..Hakikatnya, aku merasa 'release' dengan tindakan ini walaupun tidaklah 100%. Hari ni aku terjumpa hadith 27 dalam Hadith Arba'in An-nawawiyyah yang bermaksud:
Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia
berkata: Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi
wa sallam, lalu beliau bersabda: Engkau datang untuk
menanyakan kebaikan? saya menjwab: Ya. Baginda
bersabda: Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan
adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya, dan
dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan
menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun
orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka
membenarkannya.
(Hadits hasan dari Imam Ahmad bin Hanbal & Ad Darimi)
Persepsiku..situasi macamni merupakan step yang wajib dilalui oleh setiap insan yang bergelar remaja.Ya,wajar dalam membentuk jati diri dan insan yang rabbani.InsyaAllah~Kalaulah aku layan nafsu & emosi..aku percaya,aku tak kan ke mana. Malah akan terus lemas dalam gelisah. Namun,alhamdulillah..pada usia sebegini,aku banyak mendapat bimbingan. Oleh kerana 'guides' itu lah,aku masih berusaha untuk mencari jalan keluar dan aku takkan pernah berundur~ Bak kata Abu Saif kepada kami murid Al-amin,"THERE IS NO SECRET IN THE GRADIENT".. "you face it, or you fail".. Suka jugak aku nak ketengahkan ayat ini:
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (ali imran,2:286)
Banyak sebenarnya ayat yang boleh dijadikan pedoman dalam hidup kita..terutama bagi aku yang masih terkapai-kapai mencari cahaya kehidupan. Dalam buku Tasawwur Islami Form2 yang pernah aku selami isinya, Allah merupakan yang paling berkuasa menentukan hidup kita. Kita merancang, Allah lah yang melaksanakannya.." Sesungguhnya, dalam soal hati juga, Allah merupakan pengawalnya". Dia sentiasa membolak-balikkan hati, untuk menguji tahap keimanan kita.. Pernah tak kita berasa tidak tentu hala,tak keruan tanpa sebab?. Jika pernah~ ya, insyaAllah itu proses pembaikan iman kita.. Hakikatnya, iman tidak dapat diwarisi dan hidayah tidak datang bergolek.
Banyak sebenarnya ayat yang boleh dijadikan pedoman dalam hidup kita..terutama bagi aku yang masih terkapai-kapai mencari cahaya kehidupan. Dalam buku Tasawwur Islami Form2 yang pernah aku selami isinya, Allah merupakan yang paling berkuasa menentukan hidup kita. Kita merancang, Allah lah yang melaksanakannya.." Sesungguhnya, dalam soal hati juga, Allah merupakan pengawalnya". Dia sentiasa membolak-balikkan hati, untuk menguji tahap keimanan kita.. Pernah tak kita berasa tidak tentu hala,tak keruan tanpa sebab?. Jika pernah~ ya, insyaAllah itu proses pembaikan iman kita.. Hakikatnya, iman tidak dapat diwarisi dan hidayah tidak datang bergolek.
Sesungguhnya, untuk memelihara identiti bukan mudah~ Kadangkala, Allah mengacaukan segala urusan kita di dunia dengan menjadikan orang disekeliling anti kepada kita..Tidak ada seorangpun yang mencintai kita kerana Allah menentukan kita dibenci orang di bumi. Kita sebenarnya sedang diuji~ Walaupun kita melihat perjalanan di dunia ini panjang,namun sebenarnya:
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu petang atau pagi hari
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu petang atau pagi hari
(An-Naaziaat,79:46)
InsyaAllah, setakat ni dulu yang dapat dikongsi.. jazakumullahhu khair kepada mereka yang tak lepas tangan dalam membimbingku dalam meniti alam remaja ini~Jikalau ada pandangan yang dapat dikongsikan..itu amatlah diharapkan..
4 Comments