Hakikat Perjalanan itu Perit

Bismillahirrahmanirrahiim ~

Assalamualaikum pembuka bicara,
Tiada suara tuk meluah rasa,
Maka biarlah tinta mengambil tugasnya.

Seringkali diri ini rebah, tak upaya tuk berdiri kerna ku lelah.
Kecelaruan itu ku tongkah berulang kali,
Cuba mencari cara untuk koreksi hati
Tapi siapa yang peduli?
  "The most difficult phase of life is not when no one understand you, It is when you don't understand yourself"



Tika badai menyerang emosi,
Ku hanya mampu tertawa mengisi hari,
Senyuman kelat tak dapat ditafsir mata manusiawi,
Realitinya ku tak upaya harunginya seperti yang ku ingini.

"Everybody want happiness, nobody wants pains, but you can't have a rainbow without a little rain"


Bila ku duduk menyendiri,
Aku berharap tiada manusia yang menyedari.Ku tidak menaruh harapan mereka membantu kemudi hidup ini,
Kerna itu hanya fantasi.   
"God is the best listener, you don't need to shout, nor cry out loud. Because He hears even the very silent prayer of a sincere heart" 


Mereka berkata, bukankah hidupmu penuh seri?
Aku bertanya, adakah kehidupan sebegitu realiti?
Saban hari ku meniti waktu,
Diriku buntu butuh dibantu.
Walk a mile in my shoes, see what I see, hear what I hear, Feel what I feel, then MAYBE u'll understand why I do what I do. Till then, don't judge me.


Batinku menjerit payah, diri ini penat melayan karenah dunia,
Dimana dia rakan, teman dan taulan,
Dimana janji mereka tuk lewati ini semua bersama?
aku sepi dan bersendiri.
Runsingnya diri.Sampai bila ku kan berterusan begini..  
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya"
(Qaaf:16)



Saat diminta menasihati dirinya yg gersang,
Ku menangis tersedu-sedu,
Apa yg bisa ku berikan tuk membantu,
Tak layak rasanya diri mengukir kata sedang duniaku penuh nista.
 "Happiness is a perfume,you cannot pour on others  without getting a few drops" 
Ralph Waldo Emerson


Terkadang aku seolah mengharap,
Agar mereka menilai dengan hati instead of mata yg berdusta,
Berdoa agar mereka mendengar meski rasa tak mampu dilontar sebagai bicara kata,
Jiwaku meronta utk berkata "aku dah cuba sedayanya, utk melihat yg baik dibalik dirimu semua" 
Tapi aku tak mampu utk melihat yg baik pada diriku sebenarnya. 
  "If what you see by the eye doesn't please you, then close your eyes and see from the heart. Because the heart can see beauty and love more
than the eyes can ever wonder."



Aku percaya, 
"when writing the story of your life, don't let anyone else hold the pen",
Makanya, aku tidak mampu mengubah caraku utk mereka selayaknya,
Kerna Aku tidak mampu menjadi mereka..  


Wallahua'lam ~

Post a Comment

2 Comments

Abas Musa said…
JANGAN RISAU, TGGU ABAS KAWAN MASUK GOMBAK.
wah, hebat. kami semua menunggu semua turun gombak.